Hari Selasa 8 Juli 2025 kami menghadiri kegiatan Penguatan TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) tingkat Kabupaten Lamongan yang diselenggarakan di kantor Kecamatan Karanggeneng. Acara ini diikuti oleh berbagai elemen penting, terutama ibu-ibu utusan dari desa-desa se-Kecamatan Karanggeneng, petugas kesehatan, tokoh masyarakat, dan lintas instansi, termasuk KUA.
Kegiatan ini menjadi ruang sinergi yang luar biasa, di mana semua pihak diajak untuk terlibat aktif dalam upaya penurunan stunting. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa program TPPS menyasar enam kelompok utama:
- Ibu Hamil, Ibu Nifas, dan Ibu Menyusui
- Baduta (anak di bawah dua tahun)
- Balita
- Remaja Putri
- Calon Pengantin
- Rumah Tangga dan Masyarakat
Pesan Penting dari dr. Hilda: Peran KUA dalam Bimwin
Salah satu narasumber utama, dr. Hilda, memberikan pesan penting khusus kepada KUA. Beliau menyampaikan bahwa penurunan stunting harus dimulai sejak sebelum pernikahan, salah satunya melalui edukasi kepada calon pengantin.
Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak KUA untuk memaksimalkan peran Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebagai wadah edukasi tentang pentingnya gizi, kesiapan menjadi orang tua, serta pola asuh anak yang sehat. Ini adalah bagian penting dari pencegahan stunting sejak dari hulu.
GATI: Gerakan Ayah Teladan Indonesia
dr. Hilda juga memperkenalkan konsep GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) sebuah gerakan nasional yang menekankan pentingnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak. Ayah bukan hanya pencari nafkah, tapi juga teladan dalam kehidupan, pendidik karakter, serta pelindung keluarga.
GATI mengajak para ayah untuk lebih terlibat dalam proses pengasuhan, pendidikan, dan kesehatan anak — dimulai dari hal-hal kecil seperti membantu istri memantau tumbuh kembang balita, mendampingi anak ke posyandu, hingga aktif membangun komunikasi dalam rumah tangga.
Gerakan ini sejalan dengan nilai-nilai yang diusung Kementerian Agama melalui program Keluarga Sakinah dan edukasi dalam Bimwin.
Komitmen KUA Karanggeneng
Sebagai bagian dari KUA Karanggeneng, kami siap berkolaborasi mendukung program TPPS dan GATI. Kami percaya bahwa stunting bisa dicegah jika semua pihak bersatu, termasuk KUA sebagai pembina keluarga baru, penyuluh agama, dan pelayan masyarakat.
Melalui bimwin, kami akan terus menyuarakan pentingnya peran ayah yang teladan, ibu yang tangguh, serta keluarga yang harmonis dan sehat.
"Menjadi Ayah Teladan bukan pilihan, tapi tanggung jawab mulia untuk generasi Indonesia yang lebih sehat dan cerdas."

EmoticonEmoticon